• Welcome to Blaszok the most advanced shopping theme ever crated. We are sure it will fit all your needs. Remember if you have any suggestions or ideas for future updates please share them.

  • Useful Links

    Donec placerat adipiscing sapien id consequat. Donec nec auctor nisl. Curabitur hendrerit ultricies ligula ac blandit.

    • FAQ
    • Size Guide
    • Pressroom
    • Privacy Policy
    • Career
    • Shipping
  • Customer Service

    +48 800 801 802

    Free helpline.
    For stationary and mobile phones.

    Contact Form
Home / Tips Memilih Kacamata / Tips Memilih Kacamata Anti Radiasi

Tips Memilih Kacamata Anti Radiasi

Kacamata Anti Radiasi

Radiasi sinar ultraviolet (UV) adalah salah satu penyebab mata mengalami kerusakan. Karena itulah melindungi mata dengan memanfaatkan kacamata anti radiasi perlu dilakukan untuk mencegah terjadinya cedera atau kerusakan mata.
Sebuah Kacamata Anti Radiasi sinar ultraviolet bisa menjadi pilihan untuk menghalau sinar ultraviolet. Berikut ini beberapa tips dalam memilih kacamata anti radiasi yang baik:

  1. Perhatikan Fungsi Utamanya
    Poin pertama disini adalah yang mendasari kenapa kita menggunakan kacamata anti radiasi. Pastikan kacamata anti radiasi yang kita beli sudah sesuai dengan fungsinya yaitu dapat menghalau sinar UV secara total. Dengan penambahan lapisan khusus pada lensa adalah satu cara untuk menghalau sinar uv. Karena itu, saat memilih kacamata hitam, anda harus memastikan bahwa kacamata tersebut telah diproteksi dengan lapisan khusus yang mampu menangkal radiasi sinar ultraviolet.
    Utamakan pelapis yang mampu menangkal sebesar 99-100 persen atau bertuliskan label 400 nm. Kacamata hitam yang bertuliskan label 400 nm juga menyatakan bahwa lensa kacamata tersebut mampu menangkal sinar ultraviolet sebesar 100 persen.
  2. Model dan Ukuran Bingkai
    Selain memastikan bahwa kacamata yang dibeli mampu menangkal radiasi sinar ultraviolet, Anda juga harus mempertimbangkan bingkai dan ukuran kacamata yang dipilih. Memilih kacamata dengan bingkai dan lensa yang lebih besar dinilai lebih baik sebagaimana mampu menutupi area di sekitar mata.
  3. Jenis Lensa
    Kacamata dengan lensa terpolarisasi (polarized lens) dapat membantu mengurangi silaunya sinar matahari yang terpantul dari kaca, cermin, jalan, atau air. Karena itulah, untuk kenyamanan mengemudi di siang hari, dianjurkan untuk menggunakan kacamata berlensa polarized. Namun, meski dapat mengurangi silaunya sinar matahari, bukan berarti lensa polarized mampu menghalau radiasi sinar ultraviolet. Karena itulah, pastikan kembali bahwa lensa polarized Anda dilengkapi dengan perlindungan terhadap sinar ultraviolet juga.
  4. Kualitas Bahan Lensa
    Memastikan bahwa lensa kacamata hitam yang dipakai telah didesain dengan benar pun harus diperhatikan. Cara mengetesnya sangat mudah, peganglah gelas pada jarak ideal dari pandangan anda dan lihat suatu pola persegi atau garis lurus sambil menutup satu mata. Pindahkan gelas tersebut secara perlahan-lahan dari satu sisi ke sisi lain, naik dan turunkan juga. Jika garis tetap lurus, maka lensa anda termasuk lensa kacamata yang baik.

Ciri – Ciri Kacamata Anti Radiasi dengan Kacamata Non – Anti Radiasi

Untuk membedakan kacamata anti radiasi dengan kacamata non – anti radiasi mungkin sedikit susah jika dilakukan secaara langsung. Tetapi ciri – ciri kacamata anti radiasi jika di lihat pada bagian kacanya terlihat bayangan warna agak kebiru – biruan seperti contoh di bawah ini :

Kacamata Anti Radiasi

Jika benar-benar ingin membuktikan kacamata anti radiasi dengan kacamata non – anti radiasi bisa langsung dibawa ke optik terdekat untuk membuktikannya. Alasannya Karena pada sebuah kacamata anti radiasi memiliki sebuah lapisan yang mengandung senyawa logam listrik dan lapisan tersebut hanya bisa dideteksi oleh alat optik. Tips diatas dapat anda gunakan untuk mengetahui cara membedakan kacamata anti radiasi asli dan palsu.

Tips untuk orang-orang yang lebih banyak bekerja didepan komputer :

  1. Lakukan sistem 20-20-20, yaitu setiap 20 menit istirahatkan mata selama 20 detik dengan melihat ke kejauhan yang jaraknya 20 kaki (sekitar 6 meter). Atur jarak aman dari mata ke layar komputer yaitu sekitar 50-60 cm
  2. Gunakan pencahayaan yang cukup pada layar komputer dan pada ruangan tempat Anda beraktivitas.
  3. Bila mata terasa lelah dapat mengompres mata dengan air hangat selama beberapa menit untuk melembabkan dan merelaksasi mata
  4. Konsumsi makanan yang bergizi, terutama yang mengandung vitamin A
  5. Lindungi mata dari paparan sinar matahari langsung
  6. Menghindari paparan terhadap asap rokok dan polusi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *